Jika seorang tuan berkata kepada budaknya setelah si budak melakukan berbagai kesalahan: "Hitunglah telah berapa banyak kesalahanmu kepadaku, aku akan memaafkannya, dengan syarat engkau menyesal, meninggalkan kesalahan itu, dan berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang sama," Tidak layakkah hamba itu bergembira?
Maaf seperti ini tidak..
Selengkapnya